kira-kira tahun 2009 itu, aku mulai menggeluti dunia penulis geje.
buku biru. buku yg kugunakan untuk menulis cerita tokohku: Polisi. metode penyampaian ceritanya juga bukan seperti layaknya cerpen dengan paragraf-paragraf yang runtut. aku pun menambahkan sedikit gambar ilustrasi sebagai pemanis. namun sayang sampai sekarang cerita itu tak tamat, dan berakhir dengan naas, yaitu tak mempunyai akhir.
setelah sekian lama, akhirnya aku memulai suatu cerita kembali. idenya aku ingin membuat komik. komik superhero. dan inginnya aku buat di sebuah buku merah dengan cover kepala orang Indian pemberian ibuku. aku pun mulai membuat tokoh-tokohnya lengkap dengan biodatanya, atau bisa kusebut baru jadi 2 tokoh.
tokoh utama yang aku pikirkan terinspirasi oleh seorang kawanku. mungkin ia tak ingat bagaimana asal mulanya, tapi aku masih ingat jelas dialah sang pemberi ide. lahirlah tokoh utama itu dengan nama Sneakers-Man. ia adalah seorang superhero yg juga penjual snack dan termasuk ke dalam salah satu pawang ular/snake. tapi komik yg aku buat itu pun langsung kandas begitu saja.
ide baru muncul. komik. aku akan membuat komik lain!
komik bebas, tanpa perlu ada sambungannya. dan mulailah aku dengan komik pertamaku berjudul "O.T.A.K". lalu disusul dengan "Tiwul Mak", "D.O.C.T.O.R" dan "Folk Story of Wrong Life". itu sebenarnya komik-komik yg sudah berhasil aku buat. masih ada komik lain berjudul "U,I, and almot I" dan "Maesaroh and Her Ketek" yang pengerjaannya terhenti. dan lagi, aku sempat membuat komik "Reinkarnasi" dalam waktu 4 jam untuk menunaikan tugas ospekku. semua aku buat berdasarkan ide murni dari otakku walau dengan berbagai macam inspirasi dari lingkunganku.
mereka bilang komikku bagus. mereka bilang komikku geje. berarti memang aku berada di genre yang benar. niatnya buat cerita geje dan mendapat responnya juga yang geje.
mereka juga menyuruhku untuk membukukannya atau pun menerbitkannya. tapi menurutku komikku ini hanyalah sebatas komik amatir yg mungkin tak bisa menyaingi pasar. komikku ini tak mengandung tema, amanat, alur yg jelas, dan ada beberapa adegan yg tidak baik untuk dicontoh. komikku ini tak bisa disebut komik Indonesia, dan akan sulit untuk diterjemahkan. menggunakan bahasaku yang seadanya, aku menulis komik menggunakan bahasa jawa, Indonesia, dan Inggris. sulit kalau bahasanya diubah-ubah.
tapi kalau memang bisa laku, aku ingin sekali menerbitkannya. aku ingin menjadikan ideku ini sebagai pelopor komik bebas. aku pun ingin bukuku ini terkenal dan bisa go internasional. tapi aku juga tak mau ideku ini ditiru orang lain. aku tak mau membuat orang lain menjadi plagiat. aku hanya ingin berkarya, dan ingin karyaku itu dihargai. itu saja.
so, mungkin aku bakal jadi seorang teknikawati yg punya pekerjaan sampingan sebagai penulis.
mungkin.
nah, itu ceritaku? apa ceritamu?
maaf kalau post ini geje. yang penting hepiiii