Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

18/06/13

Tercabik

 malam begitu dingin
dingin, dingin
api, selimut, kehangatan
mengapa tetap dingin
mengapa?
apa yang salah?
apa yang kurang?
apa?
mengapa?

hanya itu yang bisa ku tanyakan
pada makhluk-makhluk tanah
yang bisa melihat, mendengar
tapi tak mau berbicara
6/19/2013
12:01 AM

yes, you did.

When we were in junior high school, he sometimes predicted what would happen after I did something.
And when it came tru, he used to say
I TOLD YA!  — Gus.Wi.

17/11/12

Plurk Teak 17/11/12

(wave)


tadi teak berhasil masukin 1 bola. pdhl sebenernya teak gak bisa. tapi teak berhasil masukin 1 bola. :-)
tapi teak tetep masih belom lulus volinya. teak gagal. teak gak lulus ambil nilai. :-(
teak pengen lari. walau lari itu paling bisa bikin capek dan kaki kram, tapi teak pengen lari. teak gak harus lompat. tangan teak gak usah bertenaga. teak cukup nggerakin kaki ke depan secepatnya. itu aja. :-(
teak bukannya gak suka olahraga. tapi teak cuma biasanya males olahraga yg berat-berat di rumah. teak juga paling gak suka ada pengambilan nilai olahraga. teak males dan gak suka. :-(














10/11/12

STAY OUT! Area Vulgar!


WARNING !!!

konten-konten beikut tidak berisi gambar-gambar yang
 mungkin membuat Anda hipertensi, leukimia, apalagi mati konyol.

JENG JENG !

ini dia model seksi kita. namanya Rafa.
saat foto ini diambil dia belum lancar berjalan dan belum bisa berbicara.
tebak dia ini ganteng apa cantik?

 
Rafa mulai berpose... =>

1,2,3....

kyaaaaaa terlalu seksi....!!! (PLAK!) /(>3<)


ini dia Rafa dan mbaknya yang unyu.
Rafa lagi megang keyboard mainan yang entah kenapa malah kayak pengen dia tiup -_-

16/10/12

MvsMA

Dear MA,
kamu, aku, dan seluruh orang yang peduli tau
aku punya itu.
dan aku, kamu, dan seluruh orang yang peduli tau
kamu sangat menginginkan itu.

aku, cuma pengen bilang ke kamu dan orang-orang sepertimu
kalo kamu mau, ya ambil aja.
ambil sepuas kamu.
tapi kamu mesti ingat.
hadapi aku dulu.

06/10/12

Time To Go Pekok


kangen mila
kangen sebangku sama mila
kangen sekelas sama mila
kangen foto bareng mila
kangen jadi gila bareng mila
kangen jalan-jalan bareng mila
kangen njahatin mila
gak kangen dijahatin mila
kangen mila

18/06/12

Ajaib

bisa nyepeda 6 km dalam sehari padahal beberapa bulan lalu punggung loe sakit bahkan buat duduk aja sulit itu 
sebuah keajaiban

07/04/12

Sang Siluet (sepenggal nostalgia)


Sang Siluet

image by google
Satu pagi tlah terbangun
Hari baru tlah berkumandang
Namun hari cerah itu
Tampak berbeda dari biasa

Ku berjumpa dengannya
Si siluet penggetar hati
Senyumnya manis menawan
Melelehkan dara jua tergagap

03/12/11

Perindu Robot

Kamu bisa melihat,
tapi kenapa tak memandangku?
Kamu bisa berbicara,
tapi kenapa tak menyapaku?
Kamu bisa bergerak,
tapi kenapa tak melambaikan tanganmu padaku?
Apakah sesungguhnya aku ini
seorang pungguk yang merindukan robot?


-MSA-
3/12/11

31/07/11

Sepenggal Riwayat

kira-kira tahun 2009 itu, aku mulai menggeluti dunia penulis geje.
buku biru. buku yg kugunakan untuk menulis cerita tokohku: Polisi. metode penyampaian ceritanya juga bukan seperti layaknya cerpen dengan paragraf-paragraf yang runtut. aku pun menambahkan sedikit gambar ilustrasi sebagai pemanis. namun sayang sampai sekarang cerita itu tak tamat, dan berakhir dengan naas, yaitu tak mempunyai akhir.

setelah sekian lama, akhirnya aku memulai suatu cerita kembali. idenya aku ingin membuat komik. komik superhero. dan inginnya aku buat di sebuah buku merah dengan cover kepala orang Indian pemberian ibuku. aku pun mulai membuat tokoh-tokohnya lengkap dengan biodatanya, atau bisa kusebut baru jadi 2 tokoh.

tokoh utama yang aku pikirkan terinspirasi oleh seorang kawanku. mungkin ia tak ingat bagaimana asal mulanya, tapi aku masih ingat jelas dialah sang pemberi ide. lahirlah tokoh utama itu dengan nama Sneakers-Man. ia adalah seorang superhero yg juga penjual snack dan termasuk ke dalam salah satu pawang ular/snake. tapi komik yg aku buat itu pun langsung kandas begitu saja.

ide baru muncul. komik. aku akan membuat komik lain!
komik bebas, tanpa perlu ada sambungannya. dan mulailah aku dengan komik pertamaku berjudul "O.T.A.K". lalu disusul dengan "Tiwul Mak", "D.O.C.T.O.R" dan "Folk Story of Wrong Life". itu sebenarnya komik-komik yg sudah berhasil aku buat. masih ada komik lain berjudul "U,I, and almot I" dan "Maesaroh and Her Ketek" yang pengerjaannya terhenti. dan lagi, aku sempat membuat komik "Reinkarnasi" dalam waktu 4 jam untuk menunaikan tugas ospekku. semua aku buat berdasarkan ide murni dari otakku walau dengan berbagai macam inspirasi dari lingkunganku.

mereka bilang komikku bagus. mereka bilang komikku geje. berarti memang aku berada di genre yang benar. niatnya buat cerita geje dan mendapat responnya juga yang geje.
mereka juga menyuruhku untuk membukukannya atau pun menerbitkannya. tapi menurutku komikku ini hanyalah sebatas komik amatir yg mungkin tak bisa menyaingi pasar. komikku ini tak mengandung tema, amanat, alur yg jelas, dan ada beberapa adegan yg tidak baik untuk dicontoh. komikku ini tak bisa disebut komik Indonesia, dan akan sulit untuk diterjemahkan. menggunakan bahasaku yang seadanya, aku menulis komik menggunakan bahasa jawa, Indonesia, dan Inggris. sulit kalau bahasanya diubah-ubah.

tapi kalau memang bisa laku, aku ingin sekali menerbitkannya. aku ingin menjadikan ideku ini sebagai pelopor komik bebas. aku pun ingin bukuku ini terkenal dan bisa go internasional. tapi aku juga tak mau ideku ini ditiru orang lain. aku tak mau membuat orang lain menjadi plagiat. aku hanya ingin berkarya, dan ingin karyaku itu dihargai. itu saja.

so, mungkin aku bakal jadi seorang teknikawati yg punya pekerjaan sampingan sebagai penulis. mungkin.

nah, itu ceritaku? apa ceritamu?

maaf kalau post ini geje. yang penting hepiiii

27/06/11

Everything

I know you not that so well,
But Boy, I really need you,
Boy, I think I love you,
Boy, I’ll heart you..

But when I see his face,
There’s something beating inside my heart,

14/06/11

I

Aku
pengen marah
pengen teriak
pengen nendang-nendang
pengen gebuk-gebuk
pengen mukul
pengen adu jotos
pengen nangis
pengen mecahin kaca
pengen banting barang
pengen ngrusak rumah
pengen mukul guling
pengen mukul orang
pengen banting pintu
pengen bikin ribut
pengen ngomel-ngomel
pengen pamer jari tengah
pengen misuh
pengen njambak rambut orang
pengen liat orang berdarah gara-gara aku pukul
pengen nendang perut nyampe babak belur

but I also
need love
need a hug
need my friends
need my family
need fresh air
need to cry
need to scream out loud
need my bolsters
need somebody who says "you'll be okay"
need my mom
need my mom
need my mom
need my sister
need my dad
need my hp
need my computer
to calm me down and to share my problem

27/04/11

Minta Diberi

aku tak memberi, maka aku tak meminta,


aku memang tak meminta, pantaslah tak diberi,


namun, walau aku tak diberi, apa aku salah kalau aku ingin memberi?
salah? iya?


hh.. tak patut...

23/03/11

I need A or Some!

here's the list some stuffs I wanted:
- Handphone baru
- Notebook layar kecil
- Some Shirts
- Some kabel telpon (iket rambut)
- Lidah Buaya (taneman, bukan bagian tubuh hewan)
- Comics, Novels, Whatever
- Shampoo seharga 7.700 rupe'ah -______-
- Pasta gigi buat gigi sensitif (baru tau nek gigiku sensitif)
- Panganan
- Pensil 2B, setip, rautan ---> buat ujian
- Correction Pen ---> buat ngerjain tugas berbolpoint
- Flashdisk atau harddisk (pilihan terakhir kalo gak punya notebook baru)

dan hal terakhir yang paling nyesek karena AKU NGGAK PUNYA:
- SCANNER -_____________________________-

20/03/11

Tugas TIK part. 4 (Kenangan di SMPN 8 Yk)

Dibuat oleh saya:
Meuthia Sharah A
IX-10 / 19
01-001-335-2

Pertanyaan nomer 4 :
"Buatlah sebuah tulisan mengenai 'kenangan tak terlupakan di SMPN 8 Yogyakarta'"
"Kenangan yang tak terlupakan"
Apa ya..? Hmm... sulit.. bener deh.. sulit njawab soal kayak gini (untung tidak di UNAS kan)
Sepertinya saya akan menggunakan gaya bahasa formal juga non-formal yang dicampur unsur puitis.

Setiap sudut di SMP 8 Yogyakarta memiliki banyak kisah tersendiri bagiku. 
Dari mulai aulanya, ruang kelasnya, toiletnya, laboratoriumnya, perpustakaannya, UKSnya, kantinnya, ruang spesialis (musik, TU, AVA, karawitan, Kepsek, Guru, Agama), hingga detil-detil terkecil dari perabotnya. Semua tak terlupakan. Dan tak pernah sekalipun, hingga detik ini, aku membayangkan akan meninggalkan bangunan tua bergaya Belanda itu.

Yang ku tau awalnya hanyalah hari pertamaku: MOS. Masa Orientasi Siswa. MOS yang tak terlupakan. MOS yang merupakan MOS pertama dalam hidupku. MOS dimana saat itu aku berkenalan dengan sebagian teman yang sebelumnya tak ku kenal. Di kelas VII-2, seragam merahkulah yang berbeda sendiri. Warnanya tak seperti seragam SD Negeri maupun Muhammadiyah. Ya. Seragam SD Islam Terpadu. Yang berbeda lagi aku mengenakan seragam putih-hijau SDku. Bagaikan alien dari antah berantah. Bahkan saat kawan-kawanku itu tahu aku adalah salah satu siswa program RSBI, keasinganku makin terasa lebih pekat.

Sabtu. Aku ingat. Hari itu hari pertama aku menginjakkan kaki di kelas VII-10. Suasana berbeda. Hanya dua orang dari dua puluh delapan siswa yang sebelumnya telah aku kenal. Auliya Nur Rahmah, teman SDku, dan Annisa Cahyaningsih, cewek yang menggodaku saat mengikuti Psiko Tes.

Hari-hari berlalu bagaikan badai dan salju sekaligus. Rumor tak sedap menyebar bagaikan virus yang menular. Gas elpiji seberat 3 kg di telinga pun tak kuat menahan ledakan. Namun semester 2 itu kami sekelas kedatangan tamu gula-gula. Mulai diterima warga sekolah. Hal terindah setelah terkurung dalam badai. Namun saat ini aku tak tahu, apakah masih ada sisa badai itu di hati sebagian warga.

Tahun itu saat-saat kemah galang. Aku pun mengikuti Dianpinru. Menggantikan jabatan sekretaris. Saat itu hanya aku dan seorang kawan kelompokku yang ikut. Walau seharusnya 4 pimpinanlah yang mengikutinya.

Tahun kedua. Aku rasa itu tahun yang memiliki kisah terpanjang sepanjang masa. Bisa dibilang pagi hari di sepanjang tahun itu adalah detik-detik paling menengangkan. Terlambat. Tiap pagi jantungku dipompa hingga mencapai batas stadium akhir. Sanksi. Hukuman. Namun aku bertaubat. Aku bertekad tak akan terlambat lagi. Dan melupakan kenangan-kenangan masa terlambatku yang suram.

Tahun kedua pula aku mengikuti ICAS. ICAS, tes dari Australia. Tes yang buku soalnya sangat jauh berbeda dari buku soal Indonesia. ICAS yang pertama, dan mungkin yang terakhir, jika aku tak melanjutkan program RSBI ini di SMA. Di tahun kedua lah aku merasa diterima, setelah sekian lama. Akhirnya. Dan memang, sejak pertama mulai diterima, anggota kelasku menggapai prestasi. Semakin lama, semakin banyak piala, piagam, penghargaan yang telah disabet. Memang, itu bukanlah aku. Namun aku turut berbangga. Bangga mendapat PJ (Pajak Juara) :P #nyasar

Di tahun itu aku mendapatkan adik kelas. Sejujurnya aku agak ngiri sama mereka. RSBI angkatanku harus menunggu sekian lama untuk mendapatkan fasilitas yang dijanjikan bagi siswa program RSBI. Namun apa? Semua fasilitas lengkap saat detik-detik penerimaan raport semester 2 kelas VII. Namun apa lagi? Komputer kelas yang belum lama nangkring di belakang kelas itu diambil, diberikan kepada adik kelas. Tapi itu tak seberapa. Aku bisa maklum. Tapi mengambil tanpa sepengetahuan anak-anak kelas?

Ah, kisah lama. Tak perlu disungging lagi. Toh, itu hanya sekadar fasilitas sekolah yang terlambat hadir.

Kelas 8, aku mengikuti suatu bimbingan belajar Bahasa Inggris yang diwajibkan sekolah bagi anak2 program RSBI. Singkatan bimbel itu RE. Aku senang waktu itu. Terutama hari dimana ada suatu games kecepatan dan ketepatan. Aku senang. Entah kenapa sangat membekas walau itu tlah lama berlalu. Dan semua itu hanya terjadi beberapa jam saja seusai sekolah. Dan hari terakhir aku belajar disitu pun aku harus lari secepatnya untuk mengejar jam pelajaran di bimbel Bahasa Inggris lain yang berada tak jauh dari RE. Aku menyesal. Kenapa aku harus ikut bimbel lain itu?Aku menyesal. Itu hari terakhir aku melihat Mr. Mike (gak tau nulis  nama yg bener). Dia berkebangsaan Kanada. Dan mungkin saat ini ia telah kembali ke negaranya. Dipecat? Tak tau. Melihat status FBnya saja membuatku berpikir sepertinya ada sesuatu terjadi.

Tahun ketigaku. Aku santai, awalnya, Ya. Santai. Tapi kemudian jadwal santaiku berkurang. Tambahan pelajaran, Try Out, pembinaan, semuanya mengubah jadwalku. Namun aku senang. Tambahan pelajaran mencampur semua anak dari kelas besar dan kelas kecil. Mengenalkanku pada beberapa anak yang sebelumnay tak kukenal. Try Out, membuatku termotivasi mengikuti bimbingan belajar. Namun tetap, ibuku hanya membolehkanku jika aku privat. Motivator, sesuai namanya mereka memotivasi. Baik guru, maupun mbak-mbak dari Universitas Fakultas Psikolog.

Di tahun ketiga, hal yang tak terlupakan: Buber. Buka Bersama. Tak hanya yang beragama Islam saja yang ikut. Ada juga dari agama lain yang ikut menyiapkan makanan berbuka. Terharu. Tersentuh. Malam itu pula, aku menyadari sesuatu berbeda saat siang dan malamnya dari bangunan Belanda tua itu. Sesuatu berbeda. Itukah dunia "mereka"?

Mungkin hanya ini kenangan yang sangat aku ingat. Walaupun ada kenangan-kenangan yang lebih berarti, namun sialnya sedang aku lupakan -______-
Mungkin lain kali aku akan mengingat dan mencatatnya dalam memo elektronikku ini.

So, sampai sini aja.

--Fin--

19/03/11

Hanya...

aku takut... takut...
jika suatu saat nanti, aku tak bisa mendengar detaknya, merasa hadirnya, mengetahui hembusnya...
aku takut...
jika aku tak berada disisinya, aku akan kehilangan genggamannya.. doanya.. harapannya..
aku gemetar...
menggigil, kedidingan, tanpa selimut kasihnya..
otakku serasa tak ingin berkompromi..
paruku serasa tak ingin terkurung lagi dalam tubuh hina ini..
tangan kakiku serasa tak ingin ada gerakan.. sedikit pun..


aku takut... amat sangat takut.... sangat..sangat..
jika suatu malam, ia tak ada..
ia tertidur.. pulas..
namun aku tak bisa mendengar dengkurannya..
yang menandakan ia sakit... lebih sakit dari yang terlihat..


ya.. aku telah mengetahuinya..
walau tak ada jujur darinya..
aku telah mengetahuinya..
ia bisa membohongiku dengan lidahnya..
namun tidak dengan dengkurnya..
tidak sekali pun bisa..


tak pernah kubayangkan sebelumnya..
bagaimana hidupku selanjutnya..
jika ia tiada kemudian..
dengan meninggalkan kisah-kisah terdahulu..
dengan mengambil sebagian besar hartaku yang masih tersisa..
dengan mengais buangan ke waja..


namun apa dayaku..
siapa aku?
yang tak lebih tinggi dari udara..
tak kurang hina dari yang terhina..
hanya seonggok tanah yang miliki takdirnya..
hanya itu..
ya, hanya itu..
sayangnya, hanya itu..
sungguh disayangkan..

17/03/11

The Wrong Life (quote)

Berikut adalah kutipan favorit, dan juga hasil ilham saya..nyehee :))

Teaknese:
 
"Jadilah kokoh seperti batu besar, dan jadilah kuat bagai akar pohon jati"
"Apalah arti mendengar jika makna 'dua' saja tak mengerti"
"Bekas injakan bisa hilang dengan sendirinya, tapi bekas torehan akan selalu membekas"
"Mungkin kayu bisa dipaku, kertas bisa dilem, dan puzzle bisa disusun kembali. Tetapi serpihan hati sulit untuk disatukan lagi"
"Kritikan mudah diberi, tetapi sulit diterima"
"Menangis untuk tersenyum, dan tertawa untuk berbohong"
"Your eyes can say everything without a single word"
"Yang ada di dalam tak selalu bisa terlihat dari luar"
"If I wanted, then I could. If I could, then I would" diilhami oleh lagunya The Calling - Wherever You Will Go
"Think smart even you are stupid" diilhami oleh Angel's Diary

Kutipan favorit: 

"Be yourself even you are nobody" -- dari Angel's Diary
"Too fast to live Too young to die" -- dari Tattoo punggung G-Dragon
"Jangan menghitung ayam yang belum menetas" -- kalo gak salah ini arti frasa Bahasa Inggris
"The sky is limit" -- frasa Bahasa Inggris dari Majalah Donal Bebek
"Hidup bagaikan air dan api" -- lagu band Naif - Air dan Api

10/03/11

Happy Fifteen :D

YEAH! I'M FIFTEEN NOW :D

hanya berharap kesalahan-kesalahanku dan dosa-dosaku diampuni, dan semua orang di seluruh dunia bisa merasakan kebahagiaanku, merasa bahagia juga. amin :)