10/12/12

Teknologi Cerdas Masa Depan



Teknologi ada karena manusia ada. Teknologi tidak akan ada jika manusia tidak memiliki rasa untuk membuat hal-hal baru demi kebutuhan hidupnya. Pernyataan tersebut bahkan bisa dibalik pula menjadi manusia tidak akan lahir dan tetap hidup jika teknologi tidak diciptakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
Menurut seseorang yang menulis di Wikipedia, Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Itu artinya dapat disimpulkan bahwa teknologi mencakup ruang lingkup yang luas. Maksudnya, teknologi itu mengisi bagian sendi-sendi kehidupan umat manusia. Teknologi yang banyak jenisnya itu mencakup sektor pertanian, peternakan, ekonomi, komunikasi, industri, dan lain sebagainya.
Lalu, apa tujuan teknologi-teknologi itu diciptakan? Hanya sekedar untuk memenuhi kehidupan saja kah? Bagaimana dengan Teknologi Cerdas masa depan?
Suka kentang? Suka keripik kentang? Tidak suka kentang tapi suka keripik kentang? For your information,  ternyata keripik kentang yang bisa dikategorikan sebagai teknologi pangan itu secara tidak sengaja diciptakan oleh seorang koki bernama George Crum. Di tahun 1853 ia melakukan eksperimen di dapurnya setelah pelanggan-pelanggannya mengeluhkan kentang goreng yang dibuatnya terlalu lembap dan tidak renyah. Crum lalu memotong kentangnya setipis mungkin, kemudian menggorengnya dalam api besar, lalu melumurinya dengan garam. Makanan ini ternyata mendapat sambutan hangat dari para pelanggan Crum. Makanan yang dulu disebut sebagai “Saratoga Chips” karena diciptakan di daerah Saratoga Springs New York, ini menjadi populer dan mulai menyebar luas ke seluruh Amerika. Bahkan saat ini makanan itu menjadi kesukaan orang banyak di seluruh dunia.
http://deliciousbaking.blogspot.com
Berdasarkan cerita si Crum tadi kita dapat mengambil sebuah makna. Bukan makna cara membuat keripik kentang yang enak. Bukan pula makna mendirikan bisnis keripik kentang. Makna cerita di atas yaitu sebuah masalah jika disikapi dengan baik, masalah itu justru membawa keuntungan, bahkan bisa mendatangkan rejeki. Masalah itu sendiri dapat pula menjadi cikal bakal sebuah penemuan.
Lalu, apa hubungannya semua ini dengan Teknologi Cerdas masa depan?
Well, tentu saja ada hubungannya. Mungkin saja setelah membaca artikel ini para pembacanya jadi tergerak atau terinspirasi akan membuat sebuah penemuan baru. Mungkin pula setelah artikel ini diterbitkan masalah-masalah di Indonesia menjadi semakin pelik dan butuh solusi sesegera mungkin. Mungkin pula kasus-kasus korupsi itu semakin menduduki peringkat tinggi dalam masalah-masalah di Indonesia. Mungkin juga timbul masalah lingkungan akibat menjamurnya jasa laundry yang tidak mengolah limbahnya sebelum dibuang. Mungkin juga dampak-dampak radiasi antena HP mulai dirasakan umat manusia. Mungkin pula moralitas bangsa menjadi semakin menurun bahkan mungkin sudah sejak usia dini mulai ada ketidak jujuran yang dapat dengan mudah dijumpai jika ada anak yang sedang mencontek atau sudah mengetahui soal ujian sebelum soal itu diberikan.
Dengan segala kemungkinan akan masalah yang bisa timbul pada saat ini atau beberapa jangka waktu ke depan, dan juga dengan kemungkinan adanya sumber daya manusia yang bisa mencari solusi untuk setiap masalahnya, maka dapat terciptalah sebuah Teknologi Cerdas di masa depan berupa suatu alat canggih yang bisa mencegah terjadinya masalah-masalah tersebut. Bayangkan, jika misalkan ditemukan sebuah alat pendeteksi niat akan melakukan kejahatan atau korupsi yang dipasangi sensor, kemudian alat itu digabungkan dengan alat pembuat 3D hologram yang akan memunculkan hologram sesorang yang dicintai sedang menasehati agar tidak melakukan tindak kejahatan, maka terciptalah sebuah alat baru dengan judul “AKU TANPA KORUPSI” atau bisa juga “DUNIA HAMPA TANPA KEBAIKAN”. Alat tersebut dapat mencegah siapa saja yang ingin berbuat jahat, apalagi korupsi. Keren nggak tuh?
http://sixooninele.blogspot.com
 Intinya, Teknologi Cerdas masa depan itu jangan diciptakan hanya untuk kesenangan, kenyamanan, dan keglamouran. Malah kalau dilihat dari proyek-proyek masa depan perusahaan-perusahan penghasil teknologi, kebanyakan produknya hanya ditujukan pada kaum elite dan borjuis yang sanggup memilikinya. Teknologi yang seperti itu kurang merakyat, dan masih belum cocok dengan negara-negara berkembang di Indonesia.
Hidup tanpa teknologi bagai taman tak berbunga. Kalau mau berbunga, ya, ditanami bunga dong, terus dirawat, disirami, nanti bunganya tumbuh kok. Betul? :)


Referensi :
http://mizan.com/news_det/5-penemuan-yang-tak-sengaja-diciptakan-manusia.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi


--karena template tidak mengaplikasikan banner sidebar--

2 komentar:

  1. Whoa, baru bikin hari ini juga ya post'a ? :o

    BalasHapus
    Balasan
    1. wakakak iya, ngebut nih, tau ada lombanya aja H-1 deadline :p

      Hapus