Hari minggu pagi kemaren, yaa tgl 6 Februari klo kagak tau, aku melakukan rutinitasku --> tidur nggeloyor nyampe takdirnya aku bangun sendiri. Dan sialnya, aku bangun sendiri nggak siang2 amat (shit). Waktu itu aku enggak lagi tidur di kamar tercinta bau-pengap-jamuren-koyo-TPA. Dan sialnya lagi, tanpa sepengetahuan naluri alamiahku, Ibuku dengan SENANG HATI membersihkan kamarku yg udah kayak sarang tikus (soalnya dulu emang sarang tikus). Sakjane sih gak ada masalah sama yg satu itu, tapi jujur aku gak enak klo ibuku mesti turun tangan membasmi bakteri di kamarku (anak berbakti pada orangtua :D )
Detik2 aku setengah buta kayak kelelawar itu, insting ke'mistis'an ku mulai beraksi. Awalnya ya gak tau kenapa. Jadi habis itu aku nonton Spongebob Squarepants, dan yg bikin ngakak ialah episodenya kayak di Spongebob versi Jawa! aku tekan apal dubbinge :'D Ini nih klo mau tau dubbingnya orang jawa
Tapi setelah jarum pendek-mungil-cilik-meenthik jam ruang tengah menunjukkan kira2 pukul 8 Ibuku baru selesai mengganti seprei bantal. AAAA!!!! W.A.N. WHAT A NIGHTMARE! eh, sikek. sory, yang betul What A Morningmare! Jantungku mlumpat! If you wanna know, sakjane di sarung bantalnya tuh ada flashdisk 16 GB-ku! tp jangan tanya knp bisa ada di situ (beneran jgn tanya klo mau selamet). Dan setelah ku tanya malam ku tanya siang akhirnya aku tau bahwa flashdiskku itu udah pernah nyobain air rasa rinso yang, untungnya, gak pake sambel bayclin. Aku udah gegar otak pas itu saking shocknya. Jadi aku ambil FDku, trus ngenet.
Lah? kok ngenet? Yaa ini kan jaman modern, jaman hampir semua solusi ringan hingga sedang tersedia di internet. Ternyata setelah aku browsing, banyak yg senasib sepenanggungan kayak aku. Jadi aku ikutin tuh saran supaya gak nyolokin FD ke comp. tapi yg bikin aku takut, sabun kan bersifat basa, dan basa mengakibatkan korosif, juga bisa karaten. Dan setelah aku nanya ke "pelaku" percobaan pembunuhan FD yg juga guru kimia, dia cuma bilang "Korosif itu terjadi tanpa bisa kita lihat melalui mata. Waktunya memang lama. Tapi tetap tak bisa kita prediksi.." blablabla. Jadi akhirnya aku rela klo FDku bakal rusak (karna di dunia ini tak ada yg abadi kecuali Tuhan YME) dan aku (SUMPAH) gak marah sama si "pelaku". Paling marah doang kayak biasanya, gak nyampe 1 jam marahnya ilang.
Dan hari ini aku bawa FD ke rumah sakit bagi para komputer dan sebangsanya. Kata dokternya sih FDku gak kenapa2. Tapi aku TAHU lagi kenapa2. But, Oh God, Thanks. I can be with my FD a little longer :) (karena isinya lebih berharga dari harga flashdisknya yg kira2 200k, dan sebagian isinya ialah barang gelap (film bajakan, dll) yg belum sempat aku buka).
Jadi, bwt yg mbaca, keep your flashdisk or ALL of your stuffs and don't destroy it, eman2 ngerti ra? OK? ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar